Senin, 29 Oktober 2012

PENGAMATAN KOLONI JAMUR

Pengamatan koloni bakteri dan jamur


PENGAMATAN KOLONI BAKTERI DAN JAMUR

Teori Dasar                :
            Disekitar kita mikroorganisme mudah dijumpai, seperti diudara, diantara helaian rambut, disela-sela gigi, dijari tangan, dalam usus besar, dipermukaan kulit, dalam makanan dan kemungkinan dalam minuman manusia. Untuk mempelajari koloni serta sifat bakteri dan jamur kita perlu menumbuhkannya pada medium.

Tujuan                       :
1.      Mempelajari morfologi koloni bakteri
2.      Mempelajari morfologi koloni jamur

Alat dan Bahan         :
1.      Lampu bunsen/spiritus
2.      Korek api
3.      Jarum inokulasi
4.      Petridish yang sudah disterilkan
5.      Medium Kaldu Nutrisi agar
6.      Medium toge agar
7.      Cotton bud(pembersih telinga)

Prosedur Kerja         :
1.      Panaskan air dalam beaker glass sehingga mencapai suhu 45-500 C
2.      Masukkan tabung reaksi yang berisi medium (khusus untuk medium tegak) kedalam beaker glass supaya medium cair
3.      Biarkan 5 menit kemudian tuangkan kedalam petridish
4.      Beri label, nama kelompok dan nama medium
5.      Lakukan perlakuan sebagai berikut:
-          Membiarkan cawan petri yang berisi medium kaldu nutrisi agar dalam keadaan terbuka selama 20 menit dan toge agar selama 1 jam. Segera tutup kembali
-          Mengucapkan kata-kata dengan jarak 5-10cm dekat medium yang terbuka selama 3 menit, segera tutup kembali.
6.      Semua lempeng agar tersebut diinkubasi pada suhu kamar selama 2 - 3x24 jam, amati setiap koloni mikroba yang tumbuh setiap hari.
7.      Lakukan pengamatan morfologi koloni bakteri yang meliputi:
-          Warna
-          Bentuk koloni
-          Ukuran diameter koloni
-          Mengkilat atau suram
8.      Hitunglah jumlah dan macam koloni bakteri dan jamur yang tumbuh pada medium
9.      Buatlah label pengamatan

Pertanyaan dan Tugas
Perbedaan apa yang terlihat pada koloni bakteri dan jamur?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar